TREE GROWER COMMUNITY
DEPARTEMEN SILVIKULTUR
FAKULTAS KEHUTANAN DAN LINGKUNGAN
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
PERIODE 2024-2025
Tree Grower Community (TGC) merupakan suatu organisasi kemahasiswaan yang berbentuk Himpunan Profesi yang berkedudukan di Departemen Silvikultur Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor untuk mewadahi kegiatan mahasiswa silvikultur sesuai minat dan bakatnya dalam bidang Silvikultur pada khususnya dan Ilmu Kehutanan pada umumnya. TGC didirikan pada tanggal 27 Desember 2006 di kampus Fakultas Kehutanan IPB Dramaga-Bogor oleh mahasiswa Silvikultur angkatan 40, 41, dan 42 dan disahkan pada tanggal 16 Desember 2007 dalam Sidang Umum II (SU II) MPM KM IPB dengan surat ketetapan no : 006/SU II/MPM KM-IPB/XII/2007.Tree Grower Community berasaskan Pancasila, UUD 1945, dan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Organisasi ini bersifat keilmuan, keprofesionalan, kekeluargaan dan pengabdian pada masyarakat.
Kepengurusan Tree Grower Community tahun ini mengangkat nama Kabinet Restorasi. Nama Restorasi sejalan dengan visi yakni Terwujudnya Tree Grower Community sebagai katalisator keilmuan dan keprofesian mahasiswa Departemen Silvikultur Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University dengan prinsip-prinsip organisasi yang relevan, efektif, dan efisien sehingga tercipta sumber daya manusia berkualitas bagi kemajuan departemen dan perkembangan sektor kehutanan di Indonesia.Organisasi ini bertujuan :
1.Optimalisasi tata kelola internal organisasi
2.Menjalankan nilai-nilai organisasi dengan baik
3.Menjaga kesejahteraan kerja seluruh perangkat organisasi Menjadikan Tree Grower Community sebagai wadah pengembangan keilmuan dan keprofesian silvikultur yang adaptif terhadap era disrupsi
4.Menjalin relasi sinergis dengan instansi-instansi kehutanan dan pihak lainnya
5.Membangun branding yang baik di setiap media sosial dengan konten edukatif, informatif, dan kreatif
Warna hijau secara umum melambangkan alam, lingkungan, hutan, dan kehidupan yang subur.Pepohonan, dedaunan, rumput, dan berbagai jenis puspa lainnya memancarkan warna hijau sebagai bagian dar proses fotosintesis yang esensial bagi kehidupan di bumi, mempresentasikan keberlanjutan yang mendukung keharmonisan.Upaya restorasi, warna hijau melambangkan tanda komitmen terhadap kelestarian alam dan masa depan yang lebih baik untuk mengembalikan keseimbangan.
Warna kuning melambangkan harapan dan optimisme.Warna kuning memberikan simbol harapan bahwa setiap tantangan dapat berakhir dengan terang yang membawa kebahagian dan kesuksesan.Kuning menjadi tanda bahwa meskipun menghadapi tantangan atau ketidakpastian, harapan akan masa depan yang lebih baik tetap ada.
Pada periode kepengurusan sekarang yaitu periode 2024-2025 TGC diketuai oleh Muhammad Syahrul Rizki, melanjutkan estafet kepemimpinan yang sebelumnya dipegang oleh Iqbal Iswandaru.
Dalam menjalankan tugasnya, ketua TGC dibantu oleh masing-masing ketua dari 6 divisi dan 1 biro yang ada saat ini sebagai berikut :
-
-
-
-
-
-
- Human Resource Development : Dzikri Amanullah
- Biro Internal : Depa Prasetiyo
- Project Division : Dimas Abian Ditiya
- Business Development : Diandra Bunga Razkya Triandani
- Communication and Information : Aulia Nurul Hikmah
- Scientific Improvement : Odelia Florence Gandi
- Exsternal Division : Annisa Nur Fadillah
-
-
-
-
-
Diperkenalkan pula grup-grup keilmuan yang diharapkan mampu mewadahi minat dan bakat dalam ilmu kehutanan baik pengurus maupun anggota. Ketua grup keilmuan tersebut yaitu:
-
-
-
-
-
-
- Agroforestry Group : Intan Nur Rahmadhanti
- Entomology Group : Rysda Anggun Oktarine
- Forest Nutrition Group : Muhammad Naufal Khadafi
- Pathology Group : Salsabila Nur’aini
- Seedling Group : Herry Marselino
- Tree Species Group : Ayu Bagus Larasati
- Spatial Analysis Grup : Khairani Putri Marfi
-
-
-
-
-